Nomenklatur Kebidanan



Jadi kemarin abis ukom, bulan desember –januari – februari emang musim ujian, sebelumnya udah cerita ukom itu apa kan, terus ada responsi atau bahasa kerennya di bedeki teori ngono wes bla bla bla awalnya ngira yang bakal jadi pertanyaan seputar tindakan, hening pas tau malah banyak kena konsepnya sama pendokumentasiannya, salah satunya seputar analisa, terus ibunya bahas nomenklatur kebidanan, semacam tata cara penulisa diagnosa gitu wes, karena penasaran dan sekarang lagi sok rajin, iseng-iseng ngeposting beginian yang dapet dari berbagai sumber biar bisa inget gitu, karena suatu saat pasti dibahas lagi hiks, daripada lupa terus.
 Tapi namanya juga sumbernya dari internet masih kurang lengkap, jadi semisalnya ada yang masih penasaran mending nyari di buku aja lebih jelas.

Nomenklatur Diagnosa Kebidanan adalah suatu sistem nama yang telah terklasifikasikan dan diakui serta disyahkan oleh profesi, digunakan untuk menegakkan diagnosa sehingga memudahkan pengambilan keputusannya. Dalam nomenklatur kebidanan mempunyai standar yang harus dipenuhi.

Standar Nomenklatur Diagnosa Kebidanan :
1.   Diakui dan telah disyahkan oleh profesi
2.   Berhubungan langsung dengan praktek kebidanan
3.   Memiliki ciri khas kebidanan
4.   Didukung oleh clinical judgement dalam praktek kebidanan
5.   Dapat diselesaikan dengan pendekatan manajemen kebidanan


hingga saat ini terdapat 68 jenis diagnosa nomenklatur kebidanan , yaitu :
1.    Persalinan Normal
2.    Partus Normal
3.    Syok
4.    DJJ tidak normal
5.    Abortus
6.    Solusio Placentae
7.    Akut Pyelonephritis
8.     Amnionitis
9.    Anemia Berat
10.  Apendiksitis
11.  Atonia Uteri
12.  Infeksi Mammae
13.  Pembengkakan Mamae
14.  Presentasi Bokong
15.  Asma Bronchiale
16.  Presentasi Dagu
17.  Disproporsi Sevalo Pelvik
18.  Hipertensi Kronik
19.  Koagilopati
20.  Presentasi Ganda
21.  Cystitis
22.  Eklampsia
23.  Kelainan Ektopik
24.  Ensephalitis
25.  Epilepsi
26.  Hidramnion
27.  Presentasi Muka
28.  Persalinan Semu
29.  Kematian Janin
30.  Hemorargik Antepartum
31.  Hemorargik Postpartum
32.  Gagal Jantung
33.  Inertia Uteri
34.  Infeksi Luka
35. Invertio Uteri
36.  Bayi Besar
37.  Malaria Berat Dengan likasi
38.  Malaria Ringan DengKomplikasi
39. Mekonium
40.  Meningitis
41.  Metritis
42.  Migrain
43.  Kehamilan Mola
44.  Kehamilan Ganda
45.  Partus Macet
46.  Posisi Occiput Posterior
47.  Posisi Occiput Melintang
48.  Kista Ovarium
49.  Abses Pelvix
50.  Peritonitis
51.  Placenta Previa
52.  Pneumonia
53.  Pre-Eklampsia Ringan/Berat
54.  Hipertensi Karena Kehamilan
55.  Ketuban Pecah Dini
56.  Partus Prematurus
57.  Prolapsus Tali Pusat
58.  Partus Fase Laten LAma
59.  Partus Kala II Lama
60.  Sisa Plasenta
61. Retensio Plasenta
62.  Ruptura Uteri
63.  Bekas Luka Uteri
64.  Presentase Bahu
65.  Distosia Bahu
66.  Robekan Serviks dan Vagina
67.  Tetanus
68.  Letak Lintang

Tidak ada komentar:

Posting Komentar